Tampilkan postingan dengan label Dunia Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Kriminal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Oktober 2011

Cina Membuat Beras dari Plastik?



Cina Membuat Beras dari Plastik?


media Singapura melaporkan bahwa China sedang memproduksi beras palsu


Sejumlah perusahaan Cina telah terlibat selama bertahun-tahun di berbagai skandal yang melibatkan barang palsu atau tercemar. Mungkin yang paling berbahaya dari semua melibatkan makanan, termasuk susu skandal 2008 sekarang terkenal di mana susu buatan Cina ditemukan mengandung racun melamin. Hasil akhirnya adalah 290.000 korban yang jatuh sakit dan 11 kasus kematian yang dicurigai.


Sekarang ada laporan dari media Singapura bahwa China sedang memproduksi beras palsu, yang dapat berpotensi sangat berbahaya.


dari Korea artikel : Mingguan Hong Kong

Beras Plastic China

Menurut Bahasa Korea "Hong Kong Mingguan" (yang banyak Vietnam website referensi juga), Media Singapura menyatakan bahwa beras palsu sedang didistribusikan di kota Cina Taiyuan, di provinsi Shaanxi. Ini "nasi" merupakan gabungan dari kentang, ubi jalar, dan plastik. Hal ini dibentuk oleh mencampur kentang dan ubi jalar ke dalam bentuk biji beras, kemudian menambahkan resin sintetik industri. Karena nasi tidak berperilaku seperti beras normal, tetap sulit bahkan setelah itu telah dimasak. Resin sintetis tersebut juga bisa sangat berbahaya jika dikonsumsi.


Seorang pejabat Restoran Cina Association mengatakan bahwa makan tiga mangkuk nasi palsu ini akan seperti makan satu kantong plastik. Karena keseriusan masalah ini, ia menambahkan bahwa akan ada penyelidikan pabrik diduga memproduksi beras. Sementara itu, biaya rendah beras palsu adalah memungkinkan grosir untuk membuat keuntungan yang besar.

Vietnam Semakin Prihatin atas Keamanan Pangan

Di Vietnam, ada telah berbagai laporan di media dalam negeri tentang makanan tercemar, sehingga banyak orang khawatir tentang keamanan pasokan makanan.


ini video nya








sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7211907

Selasa, 25 Oktober 2011

Penonton Sempat Anarkis Saat MotoGP Malaysia Dihentikan

Balapan dihentikan karena insiden yang dialami oleh Marco Simoncelli ternyata tidak hanya membuat beberapa pembalap awalnya kecewa karena merasa performanya cukup mendukung meraih posisi finish bagus di MotoGP Malaysia (23/10). Namun yang paling kecewa adalah para penonton MotoGP Malaysia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiEmFsH72Zl8zoqUIxuXGYaPo5re7wrMyaK5OytgYY_VKBgBz4rfclk2rO3InEPk8kHobl7ykXNsFVgDkZ7G8fHZP44RUExdixIc1WZI1R8c6rAYVgyCxU71ZEzJwXCNUDHE51x2MD0buk/s320/2.jpg

Hal ini ditandai dengan teriak olok-olokan penonton beberapa saat setelah pembatalan MotoGP diumumkan melalui pengeras suara di Sirkuit Sepang. Kondisi tersebut membuat semua orang di paddock menjadi sangat khawatir, masalah yang dialami oleh Simoncelli sedang rumit. Pembalap asal Italia itu sedang berjuang untuk melawan maut, sementara penonton ingin balapan tetap dilanjutkan.

http://www.allf1.info/tracks/sepang.jpg

Lauren Vickers (umbrella girl di kubu Randy de Puniet) yang aktif mengirimkan informasi melalui twitter, pun mulai grasak-grusuk di twitter. Ia menganggap bahwa harusnya penyelenggara balapan mengumumkan kondisi yang terjadi saat itu pada Marco Simoncelli. Jika saja kondisi Simoncelli dalam keadaan baik, mungkin tidak salah jika balapan dilanjutkan.


“Penonton berteriak dengan nada sinis dan mengolok-olok, saat balapan dihentikan. Tapi mereka tidak tahu, makanya mereka melakukan hal itu. Saya sudah berupaya memberitahu mereka lewat twitter tapi mungkin hanya sebagian kecil yang tahu. Harusnya penyelenggara balapan memberitahu kondisi terkini melalui pengeras suara saat itu,” kesal Vickers.


Bukan hanya itu yang membuat Vickers dan orang-orang di paddock sangat emosi, tapi juga karena ada oknum yang mengirim pesan bahwa kondisi Simoncelli baik-baik saja. Pesan tersebut sangat terpercaya ketika IRTA (asosiasi tim-tim MotoGP) meneruskan pesan tersebut.


sumber : Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com


http://riowinto.files.wordpress.com/2010/10/sepang21.jpg




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?p=534413465#post534413465

Senin, 24 Oktober 2011

Kisah Gayus Tebar Uang di Rutan Mako Brimob


http://nanangrusmana.files.wordpress.com/2011/01/foto-gayus-tambunan-di-bali.jpg


Delapan anggota Polri yang pernah jaga di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok bersaksi untuk terdakwa Gayus Tambunan. Kedelapan polisi tersebut kompak mengaku pernah diberi uang oleh Gayus Tambunan.

Kedelapan anggota Polri itu bernama Budi Herianto, Anggoco Duta, Bambang Setiawan, Edi, Datuk Arundika, Bagus Arif, Junjungan Porters dan Susilo. Secara bersamaan, mereka bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (24/10/2011).

Budi menjelaskan, sekitar bulan Juli 2010, Gayus diberi izin keluar dengan alasan ingin berobat. Namun bukannya berobat, Budi yang kebagian jatah mengawal justru dibawa ke rumah mewah Gayus di Kelapa Gading.


http://images.detik.com/content/2011/10/24/10/polisigayus.jpg


"Cuma satu hari, Sabtu pergi, Minggu malam sudah kembali," ujar Budi yang mengaku ikut tidur di dalam rumah Gayus.

Gayus tidak perlu sembunyi-sembunyi untuk bisa keluar dari Rutan. Selain sudah mendapat persetujuan dari Karutan Kompol Iwan Siswanto, Gayus pun cukup berjalan kaki untuk keluar dari komplek Mako Brimob. Di pintu gerbang, sudah menunggu mobil Avanza yang akan langsung membawa Gayus ke Kelapa Gading.

Budi mengaku diberi uang Rp 4 juta oleh Gayus. Uang itu diberikan dalam empat tahap. Budi tak bisa berbuat banyak karena mendapat perintah langsung juga dari Iwan.

"Hari ini, Gayus mau keluar, tolong diantar salah satu. Kalian tidak usah merasa takut, ini tanggung jawab saya," kata Budi mengutip perintah Iwan.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijm_RaAdmBMdyVKLibVXhKzRwHxo3rJA8RPTDycY5gMopou7ZgETWUTbykZgqY6ZUqcBOwnam7uATj-lVwoLWZzqHZQcah7M9yvzRQ-uYgpmNi4Sb9qaX5lAnJ0E6kr2LPBiSBAWWAUtk/s1600/gambar+lucu+gayus+tambunan.jpg


Ketujuh anggota Polri lainnya juga mengaku mendapat uang. Duit itu diberi Gayus karena mempermudah ia keluar-masuk penjara.

Anggoco mendapat Rp 4 juta. Bambang mendapat Rp 3 juta. Untuk Bambang, dia diperintahkan Iwan untuk mengontrol Gayus di ruang tahanannya. Saat mengontrol, Gayus pun langsung menyerahkan uang sebanyak itu.

Edi dikasih Rp 3 juta, Datuk Rp 4 juta, Bagus Rp 4,5 juta, Susilo dan Junjungan mendapat Rp 1,5 juta.

(mok/anw)



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPqgqO2pKkgIrrOM4N2Gi2CQVuNGEaUrqJiOLaI5886bJW-rMVoi_kQiJkW9k6GX6cpey629H-PORPNz-de-_lWr58xX_aoU6xpROlP7PyNvu5-UH7eJQVmRb9nSt_rOb8WgUYg8i4jUPc/s400/GAYUS+--01--+20100331_gayus02.jpg

http://mmasngudi.files.wordpress.com/2010/04/gayus-menyerahdiri1.jpg



sumber :http://www.detiknews.com/read/2011/10/24/195133/1751540/10/kisah-gayus-tebar-uang-di-rutan-mako-brimob?9922032